Video dan Laporan Pembuatan Film Pendek "Trik Jitu Menghadapi Dosen Galak"
Nama :
Lailatul Fitriah
NIM / Kelas :
932500315 / B
Fakultas/ Jurusan : FTIK/ Pendidikan Bahasa Arab
Institut Agama Islam Negeri Kediri (IAIN Kediri)
Institut Agama Islam Negeri Kediri (IAIN Kediri)
Video ini diunggah untuk memenuhi
salah satu tugas UAS mata kuliah “E-Learning”.
Laporan
Kegiatan Pembuatan Film Pendek ESPERO
MUKADIMAH
Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, kegiatan produksi film pendek “Trik
Jitu Menghadapi Dosen Killer saat Terlambat” telah selesai dilaksanakan tanpa
adanya kendala yang berarti.
Perencanaan yang matang, masukan-masukan dan dukungan dari pak Syamsul
selaku dosen pengampu serta rekan-rekan lainnya sangat membantu sekali
kelancaran program ini. Secara umum program berhasil dilaksanakan. Tahapan
persiapan berjalan tanpa kendala sama sekali. Tahap produksi atau pengambilan
gambar (shooting) memang mengalami kendala. Kendala utama terletak pada
lighting. Pencahayaan atau lighting saat proses pengambilan gambar pada intinya
sangat menentukan hasil akhir proses pembuatan film. Namun dalam prses
pengambilan gambar kami, lighting menjadi kendala utama sehingga kualitas video
kami kurang terang.
DASAR PELAKSANAAN
Memenuhi tugas mata kuliah E-Learning.
TUJUAN
1.
Media kreativitas mahasiswa IAIN Kediri jurusan Pendidikan Bahasa Arab dalam
bidang sinematografi,
2.
Menumbuhkan kebiasaan riset dan penelitian dalam semua bidang, terutama
dalam kegiatan-kegiatan ilmiah,
3.
Menjadi media dokumentasi atas hasil pengamatan dan pengembangan ide terhadap
kondisi diri dan sosial,
4.
Media apresiasi anak muda/pelajar pada khususnya dan masyarakat luas pada
umumnya,
5.
Menghadirkan tontonan menghibur bagi masyarakat,
6.
Media publikasi yang efektif terhadap keberadaan IAIN Kediri.
PELAKSANAAN KEGIATAN
1.
PERSIAPAN
Proses persiapan
dilakukan dengan tujuan agar pembuatan video berjalan sesuai dengan tujuan dan
berakhir menjadi suatu karya yang layak untuk dipublikasikan. Proses persiapan
diakukan pada awal kinerja sebelum proses pengambilan gambar, dengan melibatkan
seluruh anggota kelompok 1 E-Learning. Berikut beberapa langkah persiapan yang
dilakukan sebelum proses shooting, diantara adalah:
a.
Diskusi ringan
sebagai langkah penentuan tema film yang akan diambil.
b.
Setelah
menentukan tema yang tepat, maka langkah selanjutnya yang diambil adalah
mencari referensi film pendek sesuai dengan tema yang diambil di beberapa situs
media.
c.
Setelah
menemukan beberapa referensi terkait film yang akan diambil, maka seluruh
anggota kelompok kembali berdiskusi mengenai alur cerita film.
d.
Casting atau pemilihan peran dilakukan setelah proses
penentuan alur cerita selesai.
e.
Casting dilakukan kepada seluruh anggota kelompok dengan
pertimbangan: dari 6 anggota, 4 diantaranya terpilih sebagai aktor film, 1
sebagai pemeran pembantu dan 1 anggota lainnya bertugas sebagai editor dan
kameramen.
f.
Selanjutnya
naskah disusun sesuai dengan rencana dengan melibatkan beberapa anggota
kelompok. Naskah yang disusun sebanyak 18 adegan (scene).
g.
Penentuan tempat
dan properti yang digunakan kemudian didiskusikan bersamaan dengan latihan baca
script (naskah) pada tanggal 8 Oktober 2018.
h.
Selanjutnya,
latihan pengambilan gambar dilakukan sebanyak dua kali, yaitu: pertama
pada hari Jum’at tanggal 12 Oktober 2018, sekitar pukul 13:20 hingga pukul
15:30, dan kedua pada hari Senin tanggal 15 Oktober 2018, sekitar pukul
13.00 hingga pukul 14.15 di kampus IAIN Kediri.
2.
PRODUKSI (SHOOTING)
Melalui beberapa proses
latihan, maka proses shooting pun dapat dilakukan dengan cepat tanpa
membutuhkan banyak waktu. Proses produksi berlangsung satu kali dalam satu
hari, pada hari rabu, tanggal 17 Oktober 2018, pada pukul 13.00 hingga pukul
14.40. Adapun rincian proses produksi yang diambil adalah sebagai berikut:
a.
Adegan yang
diambil sebanyak 18 adegan dengan latar suasana kelas di ruang kuliah J-302
gedung Tarbiyah Jurusan PBA.
b.
Seluruh adegan
diambil pada tempat dan waktu yang sama, karena durasi film yang cukup pendek
dan cerita yang cukup luwes, sehingga proses produksi dapat diambil secara
cepat dan tidak membutuhkan banyak waktu maupun tempat.
c.
Proses
pengambilan gambar dilakukan dengan menggunakan kamera ponsel dengan kualitas
kamera bagus.
3.
PERBAIKAN (EDITING)
Proses editing
berlangsung lama, karena melibatkan beberapa aplikasi editing dan banyak
adegan. Dari 18 adegan menjadi 9 adegan yang mengharuskan dipotong karena
terdapat kesalahan take action. Aplikasi yang digunakan dalam proses editing
ini adalah aplikasi software Camtasia dan aplikasi edit audio
Audiocity.
Proses editing dilakukan dengan beberapa langka:
a.
Memotong
beberapa adegan yang salah ketika proses pengambilan gambar berlangsung.
b.
Memasukkan efek
suara pendukung.
c.
Mengedit audio
melalui aplikasi software Audiocity.
d.
Memasukkan
beberapa lagu pendukung (OST/Original Soundtrack)
e.
Dan lain
sebagainya.
4.
PUBLIKASI/
DISTRIBUSI
Film pendek ini
dipublikasikan di beberapa akun sosial media terpopuler saat ini. Karena tujuan
utama pembuatan film ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah
E-Learning, maka untuk saat ini, belum ada ide untuk mengikutsertakan film ini
pada kompetisi atau festival film apapun. Adapun distribusi film ini akan
dilakukan melalui:
a.
Akun sosial
media YouTube.
b.
Akun sosial
media Instagram.
c.
Dan akun sosial
media Facebook.
SINOPSIS
Sudah menjadi hal yang lumrah dan tak
asing lagi, bagi setiap mahasiswa yang telah melalui beberapa dekade masa
perkuliahan, terlambat masuk kelas. Hal ini dapat dipicu oleh beberapa faktor
dan alasan sehingga mahasiswa tersebut tidak bisa datang tepat waktu. Tidak
akan menjadi masalah besar bila seorang mahasiswa terlambat masuk kelas dan
yang tengah mengajar adalah tipe dosen penyabar, penyayang dan cinta damai.
Namun berbeda halnya, bila mahasiswa tersebut terlambat masuk kelas dan dosen
yang dihadapi adalah tipe dosen pemarah dan sulit diajak kompromi. Hal ini
tentu akan berakibat buruk terhadap masa depan mahasiswa yang bersangkutan.
Oleh sebab itu, tak jarang ide-ide gila muncul dari otak mahasiswa demi berada
pada zona aman meskipun terlambat masuk kelas.
Dalam film ini, diulas
beberapa trik yang biasa digunakan oleh mahasiswa saat terlambat masuk kelas
disaat yang tengah mengajar adalah tipe-tipe dosen killer. Trik-trik ini disusun sesuai dengan karakter
masing-masing mahasiswa. Tipe sok rajin akan menggunakan alasan religionitas-nya
sebagai alasan keterlambatannya. Berbohong bahwa baru saja menyelesaikan
tugas-tugas pondok adalah trik aman para mahasiswa yang berkedok santri.
Sedangkan tipe penggemar drama akan berakting super dramatis demi terhindar
dari hukuman dosen killer. Pura-pura baru saja kecelakaan dan berjalan
pincang cukup berhasil mengelabuhi dosen killer yang setiap saat siap
menghukum keterlambatannya. Para pemalas
yang setiap harinya suka bangun telat juga punya cara jitu agar
keterlambatannya bisa dimaklumi oleh dosen killer. Berbohong dengan
dalih telah turut mengevakuasi korban kecelakaan (seekor kucing) adalah salah
satu trik aman yang digunakannya ketika terlambar masuk kelas, karena mahasiswa
ini tahu kelemahan sang dosen pecinta kucing ini.
Film ini disusun dengan genre komedi,
sehingga segala bentuk perilaku yang ditayangkan hanya untuk hiburan semata.
Tidak ada niatan untuk mendoktrin siapun untuk mengikuti trik yang ditayangkan,
sebab pada hakikatnya, trik-trik itu adalah kebohongan semata dan perilaku yang
demikian tidak seharusnya dilakukan oleh seorang mahasiswa yang ber-etika.
LOKASI
Lokasi pengambilan gambar dilakukan di
ruang kuliah J-302 gedung Tarbiyah Jurusan PBA, IAIN Kediri.
- PESAN
Pesan yang ingin di
sampaikan dalam film pendek ini adalah :
Berkatalah dengan sejujurnya
walau itu pahit
EVALUASI DAN MASUKAN
Rekomendasi untuk kegiatan mendatang yang sejenis, beberapa
evaluasi setelah melakukan pelaksanaan program, antara lain:
a)
Menyiapkan
pemain yang sesuai dengan karakternya sehingga memudahkan dalam tahap pelaksanaan
shoooting
b)
Menyiapkan
naskah skenario agar bisa dipelajari terlebih dahulu oleh para pemain
c)
Melakukan sesi
latihan diusahakan langsung pada tiap adegan yang terdapat pada skenario film
d)
Menyiapkan
jadwal yang detail saat proses pengambilan gambar terkait dengan adegan-adegan
agar tidak terjadi pengulangan
e)
Breefing
tentang pengenalan dan latihan sesuai dengan tugas dan fungsi dari
masing-masing produksi
f)
Menyiapkan
setidaknya 1 hari untuk mengantisipasi adanya pengulangan scene sebelum
akhirnya di edit
g)
Survei lapangan
DOKUMENTASI
Lampiran 1
NASKAH










TIM PRODUKSI
Lampiran 2













JOB DESCRIPTION
Lampiran 3

PENUTUP
Demikian laporan ini
disusun untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Kediri, 28 Oktober
2018
Hormat kami,
Semua Anggota
kelompok 1 E-Learning
Komentar
Posting Komentar