E-Learning pada pembelajaran Bahasa Arab
Nama :
Lailatul Fitriah
NIM / Kelas :
932500315 / B
Fakultas/ Jurusan : FTIK/ Pendidikan Bahasa Arab
Institut Agama Islam Negeri Kediri (IAIN Kediri)
Institut Agama Islam Negeri Kediri (IAIN Kediri)
Artikel ini diunggah untuk memenuhi
salah satu tugas UAS mata kuliah “E-Learning”.
Istilah
e-learning dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk penerapan teknologi
informasi di bidang pendidikan dalam bentuk sekolah maya. Definisi e-learning
sendiri sebenarnya sangat luas, seperti yang didefinisikan oleh Darin E.
Hartley yang menyatakan bahwa:
E-learning merupakan suatu jenis
belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan
menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain.
Dari definisi
di atas, maka bisa diambil kesimpulan bahwasannya setiap sistem atau konsep
pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar
dapat disebut sebagai e-learning.
Istilah
e-learning atau electronic learning, sering disebut juga distance
learning atau pendidikan jarak jauh. Pendidikan jarak jauh adalah sistem
pendidikan yang pelaksanaanya memisahkan guru dan siswa, yang terpisahkan
karena faktor jarak dan waktu. Karena guru dan siswa terpisahkan maka
penyampaian bahan belajar disajikan di komputer melalui internet dan dalam
bentuk media elektronik. Media elektronik yang dimaksud dapat berupa website
dengan berbagai fasilitas seperti chatting, presentasi, dan jurnal yang
bisa didownload, ujian dan penilaian on-line, forum diskusi virtual
forum konsultasi dan tanya jawab, discussion board, maupun video
conference.
Ada berabagai
macam kemungkinan penggunaannya yang meliputi model-model mengajar sehingga
komputer dapat memberikan kemudahan paling efektif, misalnya sebagai tutor,
latihan dan praktek, menemukan, simulasi dan permainan. Dengan uraian tersebut
memberikan inspirasi bahwa model e-learning tentu juga mempunyai model atau
tipenya masing-masing. Adapun model-model (tipe-tipe) e-learning tersebut
adalah: ICT (Information Comunication Technology), Blended/ hybrid, dan Online/
E-Learning.
Di masa mendatang
penerapan teknologi internet di bidang pendidikan dan latihan akan sangat
dibutuhkan dalam rangka peningkatan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan,
terutama di Indonesia yang wilayahnya tersebar di berbagai daerah yang sangat
berjauhan. Sehingga diperlukan solusi yang tepat dan cepat dalam mengatasi
berbagai masalah yang berkaitan dengan mutu pendidikan, serta upaya untuk
merealisasikan pemerataan perolahan layanan pendidikan sebagaimana yang
diamanatkan oleh undang-undang.
Dengan adanya
pendidikan jarak jauh yang berbasiskan komputer dan jaringan (internet, fax,
fax-internet, dll) maka ketergantungan akan jarak dan waktu yang diperlukan
untuk pelaksanaan pendidikan dan latihan akan dapat diatasi, karena semua yang
diperlukan akan dapat disediakan secara online sehingga dapat diakses kapan
saja.
Pemanfaatan
internet dalam dunia pengajaran akan membantu dunia pengajaran untuk
meningkatkan kualitas peserta didik. Akan semakin banyak peserta didik yang
dapat direngkuh melalui internet. Selain pengingkatan kuantitas hal di atas,
peningkatan kuantitas peserta didik juga dapat mendegradasikan kualitas
pengajaran yang diperolehnya. Pengadaan teknologi internet, seperti halnya
e-learning ini dapat menjadi salah satu antisipator terhadap kemungkinan
tersebut. Khususnya pada pembelajaran bahasa Asing (Arab) yang saat ini telah
menjadi bahasa Internasional ke-2 setelah bahasa Inggris.
Dalam teknologi
e-learning, semua proses belajar-mengajar bahasa Arab yang biasa ditemui dalam
sebuah ruang kelas, dilakukan secara langsung (live) namun virtual
artinya dalam saat yang sama, seorang guru mengajar di depan sebuah komputer
yang ada di suatu tempat, sedangkan para siswa mengikuti pelajaran tersebut
dari komputer lain di tempat yang berbeda (dilakukan waktu online) dalam
hal ini, secara langsung guru dan siswa tidak saling berkomunikasi, namun
secara tidak langsung mereka saling berinteraksi pada waktu yang sama. Semua
proses belajar-mengajar bahasa Arab hanya dilakukan di depan sebuah komputer
yang terhubung ke kjaringan internet, dan semua fasilitas yang biasa tersedia
di sebuah sekolah dapat tergantikan fungsinya hanya oleh menu yang terpampang
pada layar monitor komputer materi pelajaran bahasa Arabpun dapat diperoleh
secara langsung dalam bentuk file-file yang dapat di-download sedangkan
interaksi anatara guru dan siswa dalam bentuk pemberian tugas sapat dilakukan
secara lebih intensif dalam bentuk forum diskusi dan email.
Uraian di atas
memberi gambaran-gambaran kepada kita bahwa teknologi pendidikan atau
pemanfaatan teknologi untuk tujuan pendidikan mempunyai manfaat luas. Teknologi
pendidikan mmungkinkan kegiatan belajar mengajar lebih produktif, ilmiah,
diindividualisasikan, powerful, immediacy, sejalan dengan
tuntutan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, pembelajaran
e-learning yang berasas pada teknologi pendidikan merupakan salah satu sistem
pendidikan dengan memanfaatkan teknologi sebagai medianya yang bisa digunakan
sebagai alat penunjang pembelajaran bahasa Arab.
Sumber Rujukan:
-
Skripsi dengan
judul penelitian “Aplikasi E-Learning dalam Pembelajaran Bahasa Arab di SMA
Muhammadiyah 1 Yogyakarta” yang ditulis oleh saudari Sarini dari Fakultas
Tarbiyah, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
-
Jurnal
penelitian yang ditulis oleh Saudari Rabiah Adawi dari Fakultas Bahasa dan Seni
Universitas Negeri Medan dengan judul penelitian“Pembelajaran Berbasis E-Learning”.

Komentar
Posting Komentar